
Sebanyak 156 Pelajar dari 11 Provinsi adu kemampuan di Public Speaking Championship 2026. Mengusung tagline “Shout Your Thoughts & Be Heard from Afar”. Panggung bergengsi bagi generasi muda untuk menyuarakan ide terbaik mereka di hadapan publik, sekaligus memperebutkan gelar juara di setiap kategori yang dilombakan.

Public Speaking Championship 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung yang telah terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional, sebuah ruang di mana suara-suara muda menemukan gaungnya. Sertifikat yang dihasilkan bukan hanya lembar pengakuan, tetapi kunci yang dapat membuka berbagai peluang penting di masa depan, ujar Yudi Lesmana selaku founder Ingatan Gajah, penyelenggara Public Speaking Championship 2026. Sementara itu, Ketua Pelaksana Rizka Alvina Hasni menyampaikan bahwa ajang ini dihadirkan sebagai wadah bagi generasi muda Indonesia untuk berani bersuara, menyampaikan ide, merangkai gagasan, dan menembus batas keraguan. Sebab setiap pemikiran layak didengar, dan setiap suara memiliki kekuatan untuk menjangkau lebih jauh.
Daftar Isi
ToggleKompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesia Intelektual Akademi ini diikuti oleh 156 pelajar dari 112 sekolah yang tersebar di 11 provinsi: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DI Yogyakarta, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kepulauan Bangka Belitung. Angka itu bukan sekadar statistik, ia menunjukkan bahwa keterampilan berbicara di depan publik kini dipandang sebagai kebutuhan, bukan sekadar bakat.
Babak penyisihan berlangsung sejak Maret secara daring, menyaring ratusan pendaftar hingga tersisa lima finalis terbaik di tiap kategori. Mereka kemudian berhadapan langsung di babak final dengan empat kategori utama:
Pada Kategori Remaja Speech, panggung menjadi ruang lahirnya suara-suara berani yang menggema penuh makna. Garuda Langit Oscar Luigy dari SMP Al-Azhar Syifa Budi Cibubur melangkah sebagai Juara 1, diikuti oleh Alexa Concetta Rachmadias dari SMP Gagasceria Bandung sebagai Juara 2, dan Aruna Nyala Trasti dari SMP Labschool Kebayoran sebagai Juara 3. Kilau prestasi juga terpancar dari Georgia Gabriella Wirawan dari SMA Labschool Jakarta sebagai Juara Harapan 1 serta Aisyah Az-zahra dari Al Wildan Islamic School 10 Jakarta sebagai Juara Harapan 2.
Sementara itu, pada Kategori Remaja News Reading, narasi-narasi hidup mengalir dengan penuh ketegasan, mengantarkan Faza Naura Hanifah dari SMPIT Al Furqon Palembang meraih Juara 1, disusul Latisha Violet dari SMA Kolese Gonzaga Jakarta sebagai Juara 2, dan Havva Shalihaniyya Maryam dari SMP Labschool Kebayoran sebagai Juara 3. Tak kalah memikat, Salma Zisti Dimiaty dari SMP Labschool Kebayoran meraih Juara Harapan 1 dan Eileen Levina dari SMA Cinta Kasih Tzu Chi Jakarta sebagai Juara Harapan 2.

Di sisi lain, keceriaan dan imajinasi anak-anak menjelma menjadi cerita yang menghangatkan hati dalam Kategori Anak Storytelling. Myesha Shakila Harahap dari SD Khalifa IMS Tegal meraih Juara 1, diikuti Shaumi Quinzia Tsary Siswanto dari SD Islam Raudhatul BSD sebagai Juara 2, dan Emma Lyn Gunadi dari Sekolah Murid Merdeka Tangerang sebagai Juara 3. Jejak inspirasi juga ditorehkan oleh Langit Pranandha Rifqy Ahmada dari Sekolah Cikal Serpong sebagai Juara Harapan 1 serta Rufaida Azizah Krisvio dari PKBM Generasi Juara sebagai Juara Harapan 2.
Dalam Kategori Anak MC Cilik, kepercayaan diri kecil yang bersinar terang mengantarkan Dera Astagina Pribadi dari SDIT Qonita Islamic School sebagai Juara 1, Muhammad Zain Rifai dari SD Islam Raudhatul BSD sebagai Juara 2, dan Alula Rubina Azzahra dari Syafana Islamic School sebagai Juara 3, sementara Hanania Arifin dari SDIT Al Mubarak meraih Juara Harapan 1 dan Adam Adhyasta Wirawan dari SD Al-Azhar Syifa Budi Talaga Bestari sebagai Juara Harapan 2 menjadi penutup manis dari rangkaian prestasi yang tak hanya membanggakan, tetapi juga menginspirasi.
Anak Berlatih Setiap Hari

Myesha Shakila Harahap tidak pernah berhenti berlatih. Siswi SD Khalifa IMS asal Tegal ini hampir setiap hari mengucapkan kata-kata nyaring di hadapan cermin, membangun keberanian yang nantinya akan ia bawa ke panggung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta Pusat. Pada Minggu, 26 April 2026, usahanya berbuah: Myesha menjadi Juara 1 kategori Anak Story Telling di Public Speaking Championship 2026 by IngatanGajah.
Ibunya, yang menyaksikan setiap detik penampilan itu dari bangku penonton, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.
“Kompetisi ini membuat anak lebih percaya diri untuk tampil di depan. Terus sering adain kompetisi ini, ya.” — Orang tua Myesha Shakila Harahap
Kisah Myesha adalah satu dari ratusan cerita yang berkembang diam-diam di balik kompetisi ini yaitu tentang rasa takut yang perlahan diubah menjadi keberanian, tentang panggung kecil di rumah yang mempersiapkan mereka untuk panggung yang sesungguhnya.
Jarak yang Jauh, Ditempa oleh Latihan
Faza Naura Hanifah terbang dari Palembang ke Jakarta dengan satu tujuan: membuktikan bahwa jarak bukan penghalang. Siswi SMPIT Al Furqon Palembang ini berlatih hampir sebulan penuh, termasuk mengikuti workshop public speaking yang diselenggarakan IngatanGajah sebelum hari H.
Bunda Rahma, guru yang mendampinginya, menceritakan bagaimana sekolah mereka di Palembang selalu mendorong siswanya untuk tidak takut berkompetisi.
“Alhamdulillah, terima kasih sekali untuk IngatanGajah. Kami bisa merasakan final, bisa masuk sebagai finalis, dan Alhamdulillah kami bisa mendapat juara satu.” — Bunda Rahma, Dewan Guru SMPIT Al Furqon Palembang
Faza pun mengakui bahwa sesi tanya jawab bersama dewan juri setelah penampilannya menjadi pengalaman yang tak ternilai, bukan hanya soal menang, tetapi soal tahu apa yang harus diperbaiki.
Bagi Muhammad Zain Rifai, perjuangan terbesar bukan di atas panggung, melainkan menemukan waktu untuk berlatih. Siswa SD Islam Raudhatul BSD ini memiliki jadwal sekolah yang padat, memaksanya untuk lebih cermat mengatur waktu demi menjaga konsistensi latihan.
Sang ibu, sambil mengelus Zain usai pengumuman pemenang, mengucapkan sesuatu yang sederhana namun penuh makna:
“Senang sekali usahanya membuahkan hasil, walaupun berat ya, Zain.” — Orang tua Muhammad Zain Rifai
Zain meraih Juara 2 kategori Anak MC Cilik—sebuah pencapaian yang bagi keluarganya jauh lebih bermakna dari sekadar trofi.
Total hadiah senilai lebih dari Rp12.000.000 dibagikan kepada para pemenang dari seluruh kategori. Bagi IngatanGajah, ini adalah awal dari tujuan yang lebih besar, membangun generasi muda yang berani berpikir kritis dan percaya diri menyampaikan gagasannya di ruang publik di masa depan.
Kegiatan ini juga memberikan penghargaan Juara Favorit berdasarkan voting publik melalui kanal YouTube IngatanGajah, yang diraih oleh Aqmar Abdul Mughni (Speech), Myesha Shakila Harahap (Story Telling), Fathiya Atriska Kirana (News Reading), dan Adam Adhyasta Wirawan (MC Cilik).
Hasil selengkapnya dan dokumentasi kegiatan dapat diakses melalui www.publicspeakingchamp.com.
Tentang IngatanGajah / Indonesia Intelektual Akademi
Indonesia Intelektual Akademi adalah penyelenggara program pendidikan dan kompetisi yang berfokus pada pengembangan keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan kepemimpinan bagi generasi muda Indonesia.